Dikotomi Pendidikan Islam: Akar Historis dan Dikotomisasi Ilmu

Authors

  • Akhmad Asyari Jurusan PAI IAIN Mataram
  • Rusni Bil Makruf Jurusan PAI FTK IAIN Mataram

DOI:

https://doi.org/10.20414/elhikmah.v8i2.58

Keywords:

Ilmu agama, ilmu umum, pendidikan Islam, dikotomi ilmu

Abstract

 

Akhmad Asyari PAI Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Mataram asyarismart@yahoo.com

Rusni Bil Makruf  PAI Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Mataram

 

Abstrak: Pemisahan ilmu agama dan non-agama atau apa yang disebut dikotomisasi ilmu dalam wacana pendidikan Islam telah menimbulkan banyak perdebatan di kalangan tokoh pendidikan Islam. Sebagian tokoh medukung penuh sistem dikotomi dan sebagian menolak keras adanya dikotomi. Tulisan ini bertujuan untuk mengurai akar historis dikotomisasi pendidikan Islam. Hasil temuan ini menunjukkan bahwa Islam sangat menganjurkan eksplorasi ilmu pengetahuan dengan tidak memisahkan dan mempertentangkan antara ilmu agama dan ilmu non agama. Dalam Islam, tidak ada pendikotomian ilmu, yang ada hanyalah pengklasifikasian ilmu, akan tetapi pada praktiknya pengklasifikasian ilmu tersebut salah diartikan oleh banyak kalangan masyarakat muslim itu sendiri.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2014-12-31

How to Cite

Asyari, Akhmad, and Rusni Bil Makruf. 2014. “Dikotomi Pendidikan Islam: Akar Historis Dan Dikotomisasi Ilmu”. EL-HIKMAH: Jurnal Kajian Dan Penelitian Pendidikan Islam 8 (2):1-17. https://doi.org/10.20414/elhikmah.v8i2.58.

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.