Pemikiran Ahmad Dahlan tentang Pendidikan dan Relevansinya dengan Pendidikan Kontemporer
DOI:
https://doi.org/10.20414/elhikmah.v16i1.6081Keywords:
Ahmad Dahlan, pendidikan, religius, konservatisAbstract
This paper aims to discuss the thoughts of Ahmad Dahlan about education and its relevance to contemporary Islamic education. The research method used in this paper is qualitative library research. This research includes a biographical study because it tries to conclude, analyze and make interpretations of the characters' thoughts. The results and discussion in this paper are that Ahmad Dahlan, as a reformer of Islamic Education, answered the challenges faced by Muslims in the form of the backwardness of the education system and the stagnation of Islamic understanding. During the time of Ahmad Dahlan, the condition of Muslims began to deviate from the sanctity and purity of Islamic teachings. Ahmad Dahlan's thoughts were motivated by his concern and anxiety about the situation and condition of Muslims drowning in stagnation of thought, ignorance, and backwardness at that time. The goal of Ahmad Dahlan's thought was to cleanse Islam from the influence of wrong teachings (heresy, superstition, and superstition), reform the Islamic education system, and improve the social life of Muslims. The relevance of Ahmad Dahlan in Islamic education today can be seen from the aspect of the goals of Islamic education.
Keywords: Ahmad Dahlan, Education, religious, conservative
Tulisan ini bertujuan untuk membahas pemikiran Ahmad Dahlan tentang pendidikan dan relevansinya dengan pendidikan Islam kontemporer. Metode penelitian yang digunakan dalam makalah ini adalah penelitian kepustakaan yang bersifat kualitatif. Penelitian ini termasuk penelitian biografi, karena mencoba menyimpulkan, menganalisis dan membuat interpretasi dari pemikiran para tokoh. Hasil dan pembahasan dalam tulisan ini adalah Ahmad Dahlan sebagai seorang pembaharu Pendidikan Islam menjawab tantangan yang dihadapi umat Islam berupa keterbelakangan sistem pendidikan dan stagnasi pemahaman Islam. Pada masa Ahmad Dahlan, kondisi umat Islam mulai menyimpang dari kesucian dan kemurnian ajaran Islam. Pemikiran Ahmad Dahlan dilatarbelakangi oleh keprihatinan dan kegelisahannya terhadap situasi dan kondisi umat Islam yang saat itu sedang tenggelam dalam stagnasi pemikiran, kebodohan dan keterbelakangan. Tujuan pemikiran Ahmad Dahlan adalah membersihkan Islam dari pengaruh ajaran sesat (bid'ah, tahayul dan tahayul), mereformasi sistem pendidikan Islam dan memperbaiki kehidupan sosial umat Islam. Relevansi Ahmad Dahlan dalam pendidikan Islam saat ini dapat dilihat dari aspek tujuan pendidikan Islam.
Downloads
References
Abdul Munir Mulkhan. (2005). Etika Welas Asih dan Reformasi Sosial Budaya Kyai Ahmad Dahlan. Bentara Kompas.
Adi Nugroho. (2015). K.H Ahmad Dahlan Biografi Singkat 1869-1923. Garasi.
Asrari Mukhtarom. (2020). Pemikiran Pendidikan Islam K.H Ahmad Dahlan. Desanta Muliavisitama.
Asrori Mukhtarom. (2020). Pemikiran Pendidikan Islam KH. Ahmad Dahlan. Desanta Muliavisitama.
Deliar Noer. (1990). Gerakan Modern Islam di Indonesia. LP3ES.
Hadi Pajarianto & Hamdan Juhannis. (2018). Muhammadiyah Pluralis. APPTIMA.
Hanun Asrohah. (1999). Sejarah Pendidikan Islam. Logos Wacana Ilmu.
M. T Arifin. (1993). Gagasan Pembaharuan Muhammadiyah dalam Pendidikan. Pustaka Jaya.
Nafilah Abdullah. (2015). “K.H Ahmad Dahlan (Muhammad Darwis).” Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama, 9(1), 25.
Ridjaluddin F.N. (2009). Filsafat Pendidikan Islam: Pandangan K.H Ahmad Dahlan dan Beberapa Tokoh Lainnya, Pemecahan Problema Pendidikan Bangsa. Pusat Kajian Islam, FAI, Uhamka.
Sahlan Rasyidi. (1987). Perkembangan Filsafat Pendidikan dalam Muhammadiyah. Pimpinan Muhammadiyah Wilayah Majlis PKK Jateng.
Siswanto. (2015). Pendidikan Islam dalam Dialektika Perubahan. Pena Salsabila.
Siti Arofah, M. J. (2015). Gagasan Dasar Pemikiran Pendidikan Islam K.H Ahmad Dahlan. Tajdida, 13(2), 120.
Siti Nurhayati, dkk. (2018). Muhammadiyah Dalam Perspektif Sejarah, Organisasi, dan Sistem Nilai. Trust Media Publishing.
Sutrisno Kutojo, M. S. (1991). K.H Ahmad Dahlan: Riwayat Hidup dan Perjuangannya. Angkasa.
Suwarsono. (2016). Pembaharuan Pendidikan Islam Sayyid Ahmad Khan dan K.H Ahmad Dahlan. Suara Muhammadiyah.
Syamsul Kurniawan, E. M. (2013). Jejak Pemikiran Tokoh Pendidikan Islam: Ibn Sina, Al-Ghazali, Ibn Khaldun, Muhammad Abduh, Muhammad Iqbal, Hasan Al-Bana, Syed Muhammad Naquib Al-Attas, K.H Ahmad Dahlan, K.H Hasyim Asy’ari, Hamka, Basiuni Imran Hassan Langgulung, Azyumardi Azra,. Ar-Ruzz Media.
Tim Museum Kebangkitan Nasional. (2015a). K.H Ahmad Dahlan 1868-1923. Museum Kebangkitan Nasional Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Tim Museum Kebangkitan Nasional. (2015b). K.H Ahmad Dahlan 1868-1923. Museum Kebangkitan Nasional Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Authors and readers can copy and redistribute the material in any medium or format, as well as remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially, but they must give appropriate credit (cite to the article or content), provide a link to the license, and indicate if changes were made. If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









