Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Tradisi Praja Pada Perayaan Maulid Nabi Muhammad di Kota Mataram
DOI:
https://doi.org/10.20414/elhikmah.v11i1.1245Keywords:
Tradisi Praja, budaya, nilai, pendidikan Islam, Maulid Nabi, Dasan Agung, Kota MataramAbstract
Artikel ini bertujuan untuk mengemukakan aspek penting pada praktik Praja yang diselenggarakan untuk perayaan mauled Nabi Muhammad di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Ketiga aspek itu meliputi aspek historis, ritual pelaksanaan, dan nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi praja. Temuan artikel ini menunjukkan fakta adanya pergeseran nilai tersebut. Pertama, musik pengiring praja yang dulunya menggunakan musik-musik Islam diganti dengan musik modern, seperti disco, rege, rock, dan dangdut. Kedua, media yang digunakan Praja tak lagi ‘identik’ bernafaskan Islam seperti masjid, misalnya, melainkan media yang berbentuk motor Harley, binatang buas, dan lain sejenisnya. Ketiga, proses arakan Praja diiringi dengan joget-jogetan para pengusung praja dibarengi dengan aksi menenggak minuman keras dan campur baur antara laki-laki dan perempuan. Tradisi Praja di Kota Mataram sudah dilakukan sejak berabad silam oleh masyarakat muslim Sasak, khususnya di Dasan Agung. Tradisi ini merupakan tradisi yang dilakukan untuk menghibur anak-anak yang akan dikhitan dan dilakukan khusus pada bulan Rabiul Awwal bertepatan dengan perayaan maulid Nabi.
Downloads
References
Ali, Jacub, dan Umar Siradz. 1999. Perubahan Nilai Upacara Tradisional pada Masyarakat Pendukungnya di Daerah NTB. Mataram: Bagian Proyek Pengkajian dan Pembinaan Nilai-Nilai Budaya NTB.
Al-Syaibani, Omar Muhammad al-Toumy, dan Hasan Langgulung. 1979. Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Bulan Bintang.
Anonim. 2016. “Ada Praja Maulid di Dasan Agung diambil tanggal 02 Desember 2016 pukul 13:32 WITA.” Diakses Februari 12. Lomboknews.com/2007/04/07/ada-praja-maulid-di-dasan-agung.
Budiwanti, Erni. 2000. Islam Sasak Wetu Telu versus Waktu Lima. Yogyakarta: LKiS.
Djazuli, A. 2006. Kaidah-Kaidah Fikih. Jakarta: Kencana.
Effendi, Satria, dan M. Zein. 2005. Ushul Fiqh. Jakarta: Kencana.
Hakim, Lukman. 2012. “Penanaman Nilai-Nilai Agama Islam di SDIT Al-Muttaqin Tasikmalaya” 10 (1).
Harisanti F dkk, Adhiya. 2013. “Perkembangan dan Pengembangan Kawasan Cakranegara, Lombok.” Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 3, No.2, Juli 2013 3 (2).
Ihsan, Fuad. 2011. Dasar-Dasar Kependidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Jama’ah Mahasiswa PBA. 2011. Wajah Islam Sasak Lebaran Topat dan dalam Maulid. Mataram: HMJ PBA FITK IAIN Mataram.
Jamaludin dkk. 2011. Penyusunan Sejarah Kota Mataram. Mataram: Alam Manik.
Kemenag RI. 2007. Al-Quranul Karim Terjemahan Tafsir Per-kata. Bogor: Syaamil Al-Qur’an.
Khaldun, Ibnu. 2011. Mukaddimah. Diterjemahkan oleh Mastur Irham. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.
Mansyur, Zaenuddin. 2005. “Tradisi Maulid Nabi dalam Masyarakat Sasak.” Ulumuna 9 (1).
Mustain dkk. 2010. “Mempertahankan Tradisi di Tengah Arus Globalisasi: Kajian Tentang Tradisi Praja dalam Perayaan Maulid Nabi pada Masyarakat Muslim Sasak di Kota Mataram.” Laporan Penelitian. Mataram: Kementerian Agama.
Negara, Ahmad Mansyur Surya. 2010. Api Sejarah 1. Bandung: Salamadani.
Rakhmat, Jalaludin. 2015. Psikolgi Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Santoso, Agus Muji. 2010. Konsep Diri Melalui Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal Sebagai Model Pendidikan Berkarakter dan Berbudaya Bangsa di Era Global. Kediri: Univ. Nusantara PGRI.
Taufik, H.M. 2012. Kreativitas Jalan Baru Pendidikan Islam. Yogyakarta: Kurnia Kalam Semesta.
Tim Penyusun. 2010. UU R.I. No 20 Tahun 2003 Tentang SISDIKNAS dan Peraturan Pemerintah R.I. Tahun 2010 Tentang Penyelenggaraan Pendidikan serta Wajib Belajar. Bandung: Citra Umbara.
Tim Perumus. 2006. Falsafah Gerakan PII. Ambon: Muktamar PII ke-25.
Ummah dkk., Khairul. 2003. Sepia: Spiritual, Emosional, Power, Inellectual, Aspirasi. Yogyakarta: Cahaya Pustaka.
Zaenuri, Ahmad. 2011. “Tantangan Kehidupan Beragama di Lombok.” El-Hikam 4 (2).
Zulkarnain. 2014. Transformasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.









