Analysis of Qur'anic Verses Regarding the Hijab and the Adoption of the Clean Style Hijab in the Post-Modern Era

Authors

  • Muhammad Ma’ruf Asyari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Ahmad Muzaini UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Leni Mailani UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Keywords:

Clean Style Hijab, Post-Modern, Surah Al-Ahzab 59, Surah An-Nur 31, Fashion

Abstract

In the late 1990s, the term jilbabers emerged, referring to individuals who consistently wore the hijab in their daily lives. The lifting of the ban on the hijab in the 1980s marked a significant turning point, providing an opportunity for society to explore various styles of the hijab, including the kerudung gaul and celebrity-style hijab. Over time, the hijab among Muslim women in Indonesia has evolved beyond its role as a modest covering to become a widely popular fashion trend. This study focuses specifically on the clean style hijab, characterised by a simple back-tie fastening. The primary aim of this research is to contribute to the scholarly understanding of this phenomenon, particularly in the fields of social, cultural, and religious studies. Using a qualitative approach through a literature review, this study seeks to explore the extent to which this particular hijab style influences social and cultural dynamics and to provide insights into the development of fashion trends within the Muslim community. The research methodology involves an in-depth analysis of relevant literature, historical documents, and cultural artifacts related to the evolution of hijab styles in Indonesia. This approach enables a comprehensive understanding of the societal shifts and cultural implications associated with the adoption of the clean hijab style. It is hoped that the findings of this research will not only deepen the understanding of the transformation in hijab usage but also offer practical contributions to enriching the social and cultural life of the Muslim community in Indonesia.

Abstrak: Pada akhir tahun 1990-an, istilah jilbabers mulai dikenal, merujuk pada individu yang secara konsisten mengenakan jilbab dalam kehidupan sehari-hari. Keputusan untuk mencabut larangan jilbab pada tahun 1980-an menjadi titik balik yang penting, membuka ruang bagi masyarakat untuk mengeksplorasi berbagai gaya jilbab, termasuk kerudung gaul dan jilbab gaya selebritis. Seiring berjalannya waktu, jilbab di kalangan perempuan Muslim Indonesia tidak hanya berfungsi sebagai penutup aurat, tetapi juga berkembang menjadi elemen mode yang sangat populer. Penelitian ini memfokuskan perhatian pada gaya jilbab clean atau pengikatan ke belakang. Tujuan utama dari penelitian ini adalah memberikan kontribusi terhadap pemahaman ilmiah, khususnya dalam bidang studi sosial, budaya, dan agama. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sejauh mana model jilbab tersebut mempengaruhi dinamika sosial dan budaya serta memberikan wawasan tentang perkembangan tren mode di kalangan masyarakat Muslim. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis mendalam terhadap literatur yang relevan, dokumen sejarah, serta artefak budaya yang berkaitan dengan evolusi gaya jilbab di Indonesia. Pendekatan ini memungkinkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai perubahan sosial dan implikasi budaya terkait dengan adopsi gaya jilbab clean. Diharapkan, hasil penelitian ini tidak hanya memperdalam pemahaman mengenai transformasi penggunaan jilbab, tetapi juga memberikan kontribusi praktis yang dapat memperkaya kehidupan sosial dan budaya masyarakat Muslim di Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Ahmad Muzaini, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

 

 

References

Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022). Metode penelitian kualitatif studi pustaka. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 974–980. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v6i1.3394

Amalia, A., Utami, H. A., Munawir, M., & Rozi, A. F. (2021). Jilbab perspektif Quraish Shihab (Studi komparatif tafsir tulis dan lisan). Arfannur: Journal of Islamic Education, 2(3), 157–174.

Arafah, S. (2019). Jilbab: Identitas perempuan muslimah dan tren busana. Mimikri, 5(1), 31–38.

Hartini, D. (2019). Pakaian sebagai gejala modernitas (Kajian Surat Al-Ahzab Ayat 59 dan Surat Al-Nur Ayat 31). Jurnal At-Tibyan: Jurnal Ilmu Alqur’an dan Tafsir, 4(1), 26–44. https://doi.org/10.32505/at-tibyan.v4i1.858

Hasan, N., Suhadi, S., Ikhwan, M., Ichwan, M. N., Kailani, N., Rafiq, A., & Burdah, I. (2018). Literatur keislaman generasi milenial: Transmisi, apropriasi, dan kontestasi. In Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Press.

Hasyim, N. I. (2017). Jilbab menurut Nahdatul Ulama, Muhammadiyah, dan Wahdah Islamiyah di Kota Makassar [Diploma thesis, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar]. https://repositori.uin-alauddin.ac.id/3984/

Kammala, A. S. (2019). Studi pemikiran Quraish Shihab tentang jilbab dalam buku ‘Jilbab Pakaian Wanita Muslimah’ (Ditinjau dari pesan dakwah) [Bachelor's thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang].

Latifa, M., & Aprison, W. (2023). Ikonisitas jilbab: Sebagai identitas keislaman (Fenomenologi tentang perintah dan dampak pemakaian jilbab). Islamic Education Studies, 6(1), 13–31.

Mahmud, Y. (2020). Jilbab sebagai gaya hidup wanita modern di kalangan mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sam Ratulangi. Holistik, 13(3), 1–14.

Nasir, M. (2019). Sudut pandang feminis Muslim tentang menutup aurat. Al-Qadau: Jurnal Peradilan dan Hukum Keluarga Islam, 6(1), 1–14.

Nurdianik, Y., Attas, S. G., & Anwar, M. K. (2022). Hijab: Antara tren dan syariat di era kontemporer. Indonesian Journal of Social Science Review, 1(1), 11–20.

Nuronoyah, W. (2017). Dekonstruksi hijab (Kajian sosio-historis terhadap konstruksi hukum hijab dalam Islam). Al-Manhaj, 11(2), 263–280.

Pongsibanne, L. K. (2017). Islam dan budaya lokal (Kajian antropologi agama). In Kaukaba Dipantara. Kaukaba Dipantara.

Qadrijal, M. N. (2019). Hijab menurut perspektif Yusuf Al-Qaradhawi [Bachelor's thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry].

Sari, M. R. Y. (2016). Jilbab sebagai gaya hidup wanita modern (Studi kasus di kalangan mahasiswi Fakultas Tarbiyah dan Dirasat Islamiyah Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta) [Bachelor's thesis, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta].

Thohari, C. (2011). Konstruksi pemikiran Quraish Shihab tentang hukum jilbab. Salam, 14(1), 75–91.

Wahyuni, T., & Harahap, S. B. (2021). Penafsiran ayat-ayat tentang jilbab menurut Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Misbah. Thullab: Jurnal Riset Publikasi Mahasiswa, 1(1), 17–32.

Yulikhah, S. (2016). Jilbab antara kesalehan dan fenomena sosial. Ilmu Dakwah, 36(1), 96–117.

Zaenudin, Z. (2017). Jilbab: Menutup aurat perempuan (Analisis Surat An-Nur Ayat 31). Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial, 4(2), 171–180.

Downloads

Published

2024-12-11

How to Cite

Asyari, Muhammad Ma’ruf, Ahmad Muzaini, and Leni Mailani. 2024. “Analysis of Qur’anic Verses Regarding the Hijab and the Adoption of the Clean Style Hijab in the Post-Modern Era”. EL-HIKMAH: Jurnal Kajian Dan Penelitian Pendidikan Islam 18 (2):218-28. https://ftkjournal-uinmataram.id/index.php/elhikmah/article/view/9162.

Issue

Section

Articles

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.