Evaluation of the 2013 Curriculum in Islamic Religious Education at SMPN 1 Labuapi: A CIPP Model Analysis (Context, Input, Process, Product)

Authors

  • Y Satria Hafizil Khalil Khalil Universitas Islam Negeri Mataram
  • Zainudin UIN MATARAM
  • Mukhlis UIN MATARAM

DOI:

https://doi.org/10.20414/elhikmah.v18i2.11187

Keywords:

2013 Curriculum, Islamic Religious Education, CIPP Evaluation, SMPN 1 Labuapi

Abstract

This article aims to examine the implementation evaluation of the 2013 Curriculum in Islamic Religious Education (PAI) at SMPN 1 Labuapi using the CIPP evaluation model (Context, Input, Process, Product). Adopting a qualitative descriptive approach, the study systematically and factually outlines the PAI learning process. The Context evaluation reveals that the curriculum is relevant to current developments and student needs, focusing on improving educational quality and reinforcing character development. The Input evaluation indicates that the readiness of students, facilities, infrastructure, and teaching materials support the success of the learning process, although there are challenges related to student motivation that require further attention. The Process evaluation shows that the learning process is well-implemented, with educators effectively utilising technology, although conventional methods remain dominant. The Product evaluation demonstrates that learning outcomes are being achieved effectively, with students displaying a deep understanding of Islam and a strong character in line with religious and social norms. This research recommends enhancing the quality of PAI learning at SMPN 1 Labuapi by focusing on the development of teaching methods, the utilisation of technology, and the improvement of student motivation to achieve more optimal educational outcomes.

Abstrak: artikel ini bertujuan untuk membahas evaluasi implementasi Kurikulum 2013 pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMPN 1 Labuapi menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menggambarkan secara sistematis dan faktual proses pembelajaran PAI. Hasil evaluasi Context menunjukkan bahwa kurikulum ini relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan siswa, serta berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan karakter. Evaluasi Input mengindikasikan kesiapan siswa, sarana, prasarana, dan materi pembelajaran yang mendukung keberhasilan pembelajaran, meskipun ada tantangan terkait dengan motivasi siswa yang perlu perhatian lebih lanjut. Evaluasi Process menunjukkan bahwa pembelajaran dilaksanakan dengan baik, dengan pendidik yang terampil memanfaatkan teknologi, meskipun masih dominan penggunaan metode konvensional. Evaluasi Product menunjukkan hasil pembelajaran yang tercapai dengan baik, dengan siswa menunjukkan pemahaman yang mendalam tentang Islam dan karakter yang kuat sesuai dengan norma agama dan sosial. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kualitas pembelajaran PAI di SMPN 1 Labuapi dengan fokus pada pengembangan metode pengajaran, pemanfaatan teknologi, dan peningkatan motivasi siswa, untuk mencapai hasil pendidikan yang lebih optimal.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Y Satria Hafizil Khalil Khalil, Universitas Islam Negeri Mataram

Students of Pascasarjana 

References

Arifin, Z. (2017). Konsep dan model pengembangan kurikulum. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Arikunto, S. (2009). Evaluasi program pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Arikunto, S. (2015). Dasar-dasar evaluasi pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Bhakti, Y. B. (2017). Evaluasi program model CIPP pada proses pembelajaran IPA. JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika Dan Riset Ilmiah, 1(2), 75–82. https://doi.org/10.30599/jipfri.v1i2.109

Elman, M., & M. (2020). Telaah kurikulum pendidikan agama Islam di sekolah dan madrasah. Akademika: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 2(1), 117–130.

Hamli, E., El, & Idris, M. (2015). Pengaruh implementasi Kurikulum 2013 terhadap peningkatan motivasi belajar peserta didik dalam pendidikan agama Islam dan budi pekerti di SMAN 1 Panca Lautang Sidrap. Istiqra: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam, 2(2), 142–154.

Hidayat, A. W. (2022). Studi kebijakan pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam model Kurikulum 2013. AL-MURABBI: Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman, 6(2), 110–122.

Karo-Karo, I. R., & Rohani, R. (2018). Manfaat media dalam pembelajaran. AXIOM: Jurnal Pendidikan dan Matematika, 7(1). https://doi.org/10.30821/axiom.v7i1.1778

Mansir, F., & Alamin, M. (2022). Urgensi penilaian pembelajaran PAI sebagai peningkatan mutu pendidikan nasional. Journal on Teacher Education, 4(1), 156–168.

Martinis, Y. (2010). Standarisasi kinerja guru. Jakarta: GP Press.

Mega Sari, L. (2018). Evaluasi dalam pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 9(2).

Mudlofir, A. F. R. E. (2017). Desain pembelajaran inovatif. Bandung: PT Raja Grafindo.

Munir. (2009). Pembelajaran jarak jauh berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Bandung: Alfabeta.

Muntu, N. (2022). Evaluasi pembelajaran PAI dan budi pekerti pada MTs dan SMP di Kota Bitung. Journal of Islamic Education Policy, 7(2), 130–158. https://doi.org/DOI: http://dx.doi.org/10.30984/jiep.v7i2.2220

Musnizar Safari, & Murni. (2021). Kesiapan anak masuk PAUD ditinjau dari figur lekat. PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(01), 131–142. https://doi.org/10.31849/paud-lectura.v5i01.7545

Nurita. (2018). Pengembangan media pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Misykat, 3(1), 171–187.

Pane, A. (2017). Belajar dan pembelajaran. Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Keislaman, 3(2), 11–22.

Peraturan Pemerintah. (2005). Tentang Standar Nasional Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Permendikbud. (2003). Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Bumi Aksara.

Permendikbud. (2014). Penilaian hasil belajar oleh pendidik. Jakarta: Bumi Aksara.

Permendikbudristek. (2013). Standar proses pendidikan dasar dan menengah. Jakarta: Bumi Aksara.

Rahman, F., Wahyuningtyas, A., Sunan Ampel Surabaya Jl Ahmad Yani No, N., Wonosari, J., Wonocolo, K., Sby, K., & Timur, J. (2023). Konsep dan tujuan pendidikan Islam menurut Ibnu Sina dalam membangun karakter siswa di era digitalisasi. Journal on Education, 05(02).

Rifa’i, A. (2018). Kompetensi kepribadian guru dalam perspektif pendidikan Islam. Raudah: Jurnal Tarbiyah Islamiyah, 3(1), 1–14.

Rizki, Y. U. (2013). Hubungan kesiapan belajar dengan optimisme mengerjakan ujian. Educational Psychology Journal, 2(1).

Rizkia, N., Sabarni, S., Azhar, A., Elita, E., & Fitri, R. D. (2021). Analisis evaluasi Kurikulum 2013 revisi 2018 terhadap pembelajaran kimia SMA. Lantanida Journal, 8(2), 168. https://doi.org/10.22373/lj.v8i2.8119

Sobry, M., & H. P. (2020). Penelitian kualitatif. Lombok: Holistica.

Stufflebeam, D. L. (2014). Evaluation: Theory, model, & application. Jossey-Bass.

Sugionp. (2019). Metode penelitian kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sumiyati, & A. M. (2018). Buku Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Bilitang, Kemendikbud.

Suparlan. (2011). Tanya jawab pengembangan kurikulum dan materi pembelajaran. Jakarta: Sinar Grafika Offset.

Tafsir, A. (2000). Ilmu pendidikan dalam perspektif Islam. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Undang Undang RI. (2003). Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional (Cet. 1). Bandung: Fokus Media.

Yusuf, M. (2015). Asesmen dan evaluasi pendidikan. Bandung: Kencana.

Downloads

Published

2024-12-11

How to Cite

Khalil, Y Satria Hafizil Khalil, Zainudin, and Mukhlis. 2024. “Evaluation of the 2013 Curriculum in Islamic Religious Education at SMPN 1 Labuapi: A CIPP Model Analysis (Context, Input, Process, Product)”. EL-HIKMAH: Jurnal Kajian Dan Penelitian Pendidikan Islam 18 (2):229-43. https://doi.org/10.20414/elhikmah.v18i2.11187.

Issue

Section

Articles