Resiliensi Pendidikan Islam dalam Konteks Minoritas
Strategi dan Dampak Sosial di Nusa Tenggara Timur
DOI:
https://doi.org/10.20414/elhikmah.v19i1.14594Keywords:
Islamic Education, Minority Context, Strategic Management, Organic Networks, Social Harmony, NTTAbstract
Abstrak: Studi ini menginvestigasi implementasi dan pengembangan pendidikan Islam di Nusa Tenggara Timur (NTT), sebuah wilayah dengan demografi mayoritas non-Muslim. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi adaptasi lembaga pendidikan Islam dalam menghadapi tantangan geografis, keterbatasan infrastruktur, dan defisit tenaga pengajar kompeten. Menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengembangan pendidikan Islam di NTT bertumpu pada dua strategi utama. Pertama, strategi internal yang meliputi pembangunan fisik dan non-fisik, manajemen keuangan yang akuntabel, serta peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM). Kedua, strategi eksternal yang difokuskan pada penguatan "jaringan organik" (integrasi teknologi informasi/internet) dan "jaringan non-organik" (optimalisasi hubungan masyarakat dan stakeholder). Studi ini menyimpulkan bahwa strategi tersebut tidak hanya meningkatkan mutu pendidikan, tetapi juga berfungsi sebagai katalisator harmoni sosial dan pemberdayaan masyarakat di daerah perbatasan.
Kata Kunci: Pendidikan Islam, Daerah Minoritas, Manajemen Strategis, Jaringan Organik, Harmoni Sosial, NTT.
Abstract: This study investigates the implementation and development of Islamic education in East Nusa Tenggara (NTT), a region characterised by a non-Muslim majority demographic. The research aims to analyse the adaptation strategies employed by Islamic educational institutions in navigating geographical challenges, infrastructural limitations, and a deficit of competent teaching staff. Utilising a qualitative approach, data were collected through observation, documentation, and in-depth interviews. The findings reveal that the development of Islamic education in NTT relies on two primary strategies. Firstly, internal strategies comprise physical and non-physical development, accountable financial management, and the enhancement of Human Resource (HR) competence. Secondly, external strategies focus on strengthening "organic networks" (integration of information technology/internet) and "non-organic networks" (optimisation of community relations and stakeholders). The study concludes that these strategies not only improve educational quality but also serve as catalysts for social cohesion and community empowerment in border regions.
Downloads
References
Abdul Rouf. (2023). Analisis manajemen sarana dan prasarana dalam meningkatkan akreditasi di MA Darul Ihsan Kota Batam. Jurnal Al-Idarah, 2(1), 5.
Adawiyah, R., & Jamaluddin, W. (2016). Rekayasa pendidikan agama Islam di daerah minoritas Muslim. Tadris: Jurnal Keguruan Dan Ilmu Tarbiyah, 1(2), 120–130.
Ahmad, & Hermawan. (2013). E-business & e-commerce. Andi.
Arifin, A. (n.d.). Nuansa teosentris humanistik pendidikan Islam: Siginifikansi pemikiran Hasan Langgulung dalam konstalasi reformasi pendidikan. Lektur Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam, Seri VIII.
Arifin, B. (2019). Strategi pengembangan lembaga pendidikan Islam di daerah minoritas Muslim dan kawasan elit. Falasafa, 10(2), 1.
Arikunto, S. (2002). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktis. PT. Rineka Cipta.
Arikunto, S. (2006). Prosedur penelitian suatu penelitian praktik. Mahastya.
Arvia, E., dkk. (2016). Penguatan manajemen lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) di Desa Garawangi dan Desa Rancaputat Kabupaten Majalengka. Jurnal Penelitian, 1(4), 235.
Arwidayanto, dkk. (2017). Manajemen keungan dan pembiayaan pendidikan. Widya Padjajdjaran.
Aziz, M. (2017). Menejemen kurikulum dalam pengembangan budaya belajar di Madrasah Aliyah Mu’lilimin Univa Medan. ITTIHAD, 1(2), 199.
CNBC Indonesia. (2022, September 21). Mengenal apa itu internet: Sejarah, perkembangan, manfaatnya. https://www.cnbcindonesia.com/tech/20220921131159-37-373856/mengenal-apa-itu-internet-sejarahperkembanganmanfaatnya
Dalu, W. (2003). Pentingnya hubungan sekolah dan masyarakat. Universitas Negeri Gorontalo.
Daulay, H. P. (2019). Pendidikan Islam di Indonesia: Histori dan eksistensinya. Prenadamedia.
Dja’afar, A. (2015). Pendidikan Islam dan pengembangan SDM. Jakarta: Pustaka Al-Hidayah.
Djafaar, T. Z. (2001). Pendidikan non formal dan peningkatan sumber daya manusia dalam pembangunan. Penerbit FIP UNP.
Fathurrahman, dkk. (2020). Relasi sekolah dengan masyarakat dan tantangan global. Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 5(1), 52-53.
Fitri, R., & Ondeng, S. (2022). Pesantren di Indonesia: Lembaga pembentukan karakter. Jurnal Al Urwatul Wutsqa: Kajian Pendidikan Islam, 2(1), 52–53.
Gunawan, A. H. (2016). Administrasi sekolah: Administrasi pendidikan mikro. PT. Raja Grafindo Persada.
Hamruni. (2015). Kompetensi pendidik dalam pendidikan Islam. Jakarta: Rineka Cipta.
Idris, M. (2015). Tradisi gotong royong di Nusa Tenggara Timur. Jakarta: Pustaka Alam.
Irawanda, G., dkk. (2020). Manajemen hubungan sekolah dan masyarakat di SMK Negeri Makassar. Jurnal Administrasi Kebijakan dan Kepemimpinan Pendidikan, 25, 20-30.
Kadir, I. (2017). Pelecehan seksual oleh guru: Kasus dan dampaknya. Jakarta: Media Sosial Press.
Kamaria, N. (2008). Konsep manajemen keuangan pendidikan. Al-Afkar, 6(1), 70.
Langgulung, H. (2004). Manusia dan pendidikan: Suatu analisa psikologis, filsafat dan pendidikan. Pustaka al Husna Baru.
Langgulung, H. (2013). Pendidikan Islam: Pembentukan pribadi anak didik. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Mahben, U. (2022). Wawancara di Solor Timur, tanggal 15 Desember 2022.
Makbuloh, D. (2012). Kultur minoritas dalam perspektif pendidikan Islam. Analisis, 12(1), 13.
Mesiono, dkk. (2020). Manajemen dalam perspektif ayat-ayat Al-Qur’an. Persada Publishing.
Moleong, L. J. (2011). Metodologi penelitian kualitatif. PT. Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2005). Menjadi kepala sekolah profesional. Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2013). Kompetensi pendidik dan kependidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2020). Manajemen pendidikan berbasis sekolah. Jakarta: PT Remaja Rosdakarya.
Najihan, I., dkk. (2021). Konsep manajemen keuangan dalam lembaga pendidikan Islam perspektif Al-Qur’an dan Hadis. Jurnal Idaraah, 5, 226.
Nasution, Z. (2010). Manajemen humas di lembaga pendidikan: Konsep, fenomena dan aplikasi. UMM Press.
Nasution, Z. (2010). Manajemen Humas di lembaga pendidikan: Konsep, fenomena dan aplikasi. Malang: UMM Press.
Normina. (2016). Partisipasi masyarakat dalam pendidikan. Ittihad Jurnal Kopertis Wilayah XI Kalimantan, 71–85.
Pidarta, E. (2020). Pengelolaan pendidikan untuk peningkatan kualitas. Jakarta: Rineka Cipta.
Pradhan, M., dkk. (2008). Improving education quality through enhancing community participation: Results from randomized field experiment in Indonesia. Wharton Open Edu.
Pradhan, M., dkk. (2008). Improving education quality through enhancing community participation: Results from randomized field experiment in Indonesia. Wharton Open Edu.
Rachmadi, A. (1994). Public relation dalam teori dan praktik. Jakarta: PT Grafindo Pustaka.
Rachmawati, N., Siraj, N., & Bharoto, R. M. H. (2018). Implementasi perencanaan partisipatif dalam pembangunan fisik di Desa Suci Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon. Jurnal Publika, 6(2), 131.
Rahma, N. (2020). Peningkatan literasi guru di era digital. Yogyakarta: Literasi Nusantara.
Rosyandi, dkk. (2015). Peran kepala sekolah sebagai manajer dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMP 1 Cilawu. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 3(1), 126. https://doi.org/10.21831/amp.v3i1.6276
Sa’adiyah, H. (2018). Manajemen mutu pendidikan dalam meningkatkan sumber daya manusia. Bidayatuna: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 1(2), 184. https://doi.org/10.36835/bidayatuna.v1i2.3329
Sanjana, W. (2018). Implementasi kurikulum berbasis kompetensi dalam pendidikan. Akhyak, 2(3), 45-56.
Sanjana. (2018). Kepemimpinan demokratis kepala sekolah. Jurnal Serunai Administrasi Pendidikan, 7(1), 184. https://doi.org/10.37755/jsp.v7i1.131
Sibero. (2014). Web programming power pack. Mediakom.
Sinta, E. M. (2019). Manajemen sarana dan prasarana. Jurnal Islamic Education Manajemen, 4(1), 89.
Somarsono, S. (2014). Sumber Daya Manusia: Pengertian dan penerapannya dalam produksi. Yogyakarta: Andi Publisher.
Sugiyono. (2011). Metode penelitian pendidikan (Pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan R&D). CV Alfabeta.
Sulistiyorini, S. (2006). Manajemen pendidikan Islam. Elkaf.
Sumarsono, S. (2003). Ekonomi manajemen sumber daya manusia dan ketenagakerjaan. Graha Ilmu.
Syah, M. (2004). Psikologi pendidikan: Dengan pendekatan baru. PT Remaja Rosdakarya.
Syah, M. (2016). Kompetensi psikologis pendidik dalam pendidikan. Jakarta: Alfabeta.
Syarif, M. Z. H. (2021). Dinamika pendidikan Islam minoritas (Eksistensi, kontestasi dan konvergensi lembaga pendidikan tinggi Muhammadiyah di Nusa Tenggara Timur) [Disertasi]. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Tule, P., dkk. (2015). Identitas Islam pribumi. Universitas Katolik Widya Mandiri Kupang.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
UNESCO. (2000). The four pillars of education for the 21st century. Paris: UNESCO.
Usman, U. (1992). Menjadi guru profesional. Remaja Rosdakarya.
Usman, U. (2014). Kompetensi pendidik di abad 21. Bandung: Alfabeta.
Zulfitria, et al. (2020). Penggunaan teknologi dan internet sebagai media pembelajaran di masa pandemi covid-19. Prosiding Seminar Nasional Penelitian LPPM UMJ, 75–77.
Zulkarnain, M. (2010). Manajemen Humas di lembaga pendidikan. Malang: UMM Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Authors and readers can copy and redistribute the material in any medium or format, as well as remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially, but they must give appropriate credit (cite to the article or content), provide a link to the license, and indicate if changes were made. If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









