PANDANGAN MAHASISWA UIN MATARAM TERHADAP RADIKALISME
DOI:
https://doi.org/10.20414/elhikmah.v11i1.1244Keywords:
pandangan, mahasiswa, radikalismeAbstract
Dakwah, jihad, Islam memiliki korelasi parsial. Dakwah dalam pandangan setiap orang berbeda-beda, demikian pula jihad yang selalu identik dengan kekerasan. Seruan jihad dalam Islam bukanlah hal baru dalam Islam. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptip kualitatif. Penelitian ini melibatkan mahasiswa sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Dakwah sebaiknya dilakukan dengan mengedepankan kesantunan dan menghindari perilaku kekerasan karena sesungguhnya kemajemukan adalah bagian yang harus diutamakan; (2) Jihad sebagai bagian dari ajaran Islam jangan diartikan dalam makna yang sempit. Jihad sering diartikan sebagai upaya pembelaan agama pada saat perang dan banyak di dalilkan oleh pelaku teror. (3) Stigma bahwa Islam identik dengan kekerasan adalah sesat dan tidak dapat dibenarkan karena Islam sendiri bukanlah agama kekerasan, tetapi Islam sering dijadikan alat untuk meraih kekuasaan atau komoditas politik untuk menggaet kekuasaan.
Downloads
References
Abdillah, Junaidi. 2014. “Radikalisme Agama: Dekonstruksi Tafsir Ayat-Ayat ‘Kekerasan’ Dalam Al-Qur’an.” Kalam 8 (2): 281–300. doi:http://dx.doi.org/10.24042/klm.v8i2.224.
Afadlal. 2005. Islam dan Radikalisme di Indonesia. Jakarta: LIPI.
Al-Mawardi, Abu Alhasan Ali Al-Bashari. 2002. Etika Agama dan Dunia. Bandung: Pustaka Setia.
Asshofie, Agil. 2011. “Radikalisme Gerakan Islam.” Radikalisme Gerakan Islam. http://agil-asshofie.blogspot.com/2011/10/radikalisme-gerakan-politik.html.
Baidowi, Ahmad. 2015. “Ahmad Baidowi, Prinsip Dakwah Tanpa Kekerasan dalam Al-Qur’an, Hermeneutik, Vol. 9, No.2, Desember 2015.” Hermeneutik 9 (2): 151–72.
Dewan Redaksi. 1994. “Fas-Kalangan.” Ensiklopedi Islam. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve.
Hasan, Noorhaidi. 2006. “Book Review: Islam Politik, Teori Gerakan Sosial, dan Pencarian Model Pengkajian Islam Baru Lintas-Disiplin.” Al-Jami’ah: Journal of Islamic Studies 44 (1): 241–50. doi:http://dx.doi.org/10.14421/ajis.2006.441.241-250.
Imron, Ali. 2014. “Konsep Jihad dan Implementasinya Terhadap Pembelajaran di Madrasah (Studi Kasus Pada Madrasah Se-Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak 2014.” Tesis, IAIN Salatiga.
Kamarudin. 2008. “Jihad dalam Perspektif Hadis.” Hunafa: Jurnal Studia Islamika 5 (1): 101–16.
Laisa, Emna. 2014. “Islam dan Radikalisme.” Islamuna 1 (1): 1–18.
Maulani, Z. A. 2005. Islam dan Terorisme: dari Minyak Hingga Hegemoni Amerika. Yogyakarta: UCY Press.
Nasution, Harun. 1995. Islam Rasional. Bandung: Mizan.
Nuraida. 2015. “Gerakan Radikalisme Islam di Indonesia.” Wardah 12 (2): 153–62.
Nur, Ma’mun Efendi. 2010. “Hukum Jihad dan Terorisme: Perspektif Al-Qur’an.” Maslahah 1 (1).
Rahmat, M. Imdadun. 2005. Arus Baru Islam Radikal. Jakarta: Erlangga.
Republika. 2017. Diakses Maret 24. Republika.co.id.
Rokhmad, Abu. 2014. “Pandangan Kiai tentang Deradikalisasi Paham Islam Radikal di Kota Semarang.” Analisa 21 (1): 27–37.
Rusmana, Dadan. 2006. Al-Qur’an dan Hegemoni Wacana Islamologi Barat. Bandung: Pustaka Setia.
Shihab, M. Quraish. 1996. Wawasan Al-Qur’an, Tafsir Maudhu’i Atas Pelbagai Persoalan Umat. Bandung: Mizan.
Sofwan dkk., Ridin. 2004. “Para Wali Mengislamkan Tanah Jawa.” In Merumuskan Kembali Interrelasi Islam-Jawa. Yogyakarta: Gama Media.
Susiba, dan Yasnel. 2014. Akidah Akhlak. Pekanbaru: Mutiara Pesisir Sumatra.
Tirmidzi, Abu Abdullah Muhammad bin ’Ali bin al-Husain al-Hakim al-. n.d. Nawâdir al-Ushûl Fî Ahâdîts al-Rasûl Shallallâhu ‘Alaihi Wa Sallam. Vol. IV.
Umar, Ahmad Rizky Mardhatillah. 2010. “Melacak Akar Radikalisme Islam di Indonesia.” Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 14 (2): 169–86.
Zainuddin, A., dan M. Jamhari. 1999. Akidah dan Ibadah. Bandung: Pustaka Setia.









