NILAI-NILAI MULTIKULTURAL DALAM BATIK GAJAH OLING

Authors

  • Harisa Rosayyida Universitas Islam Negeri Kiyai Haji Achmad Siddiq Jember
  • Izzatul Fatimah Universitas Islam Negeri Kiyai Haji Achmad Siddiq Jember
  • Lailatul Fitria Universitas Islam Negeri Kiyai Haji Achmad Siddiq Jember
  • Deliatur Rohmah Universitas Islam Negeri Kiyai Haji Achmad Siddiq Jember
  • Samsul Arifin Universitas Islam Negeri Kiyai Haji Achmad Siddiq Jember

DOI:

https://doi.org/10.20414/society.v13i2.6215

Keywords:

Sejarah, batik, gajah oling, nilai, banyuwangi.

Abstract

Batik adalah sebuah kerajinan Dari kain yang diberi hiasan berupa motif, warna, ornamen yang dikreasikan atau dibuat dengan cara ditulis atau di cap. Secara etimologis akhiran “tik” dalam kata “batik” berasal Dari kata menitik atau menetes. Dalam Bahasa Indonesia kuno disebut serat, dan dalam Bahasa Indonesia ngoko disebut “tulis” atau menulis dengan lilin. Sedangkan teknik membuat batik adalah proses pekerjaan Dari tahap persiapan kain sampai menjadi kain batik. Republic of Indonesia principle kaya Akan budaya melahirkan banyak corak batik di setiap daerahnya salah satunya yaitu kota Banyuwangi, Batik banyuwangi merupakan sebuah perwujudan nilai estetika ragam hias khas banyuwang, motif-motif batik ini tercetak pada batik, batik  khas banyuwangi tidak hanya merupakan sebuah perwujudan nilai estetika maupun nilai kultural Dari ragam hiasnya tersendiri namun juga memiliki nilai-nilai rohani yang dianut oleh masyarakat banyuwangi, salah yaitu batik  bermotif Gajah Oling motif batik ini merupakan motif batik tertua di banyuwangi tidak hanya bentuk nya yang  indah dan elegan namun di dalam setiap corak motif batiknya memiliki banyak nilai kegigihan Dari para pejuang Dari zaman kerajaan hingga kemerdekaan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ikmal Taji Hadziqin.Perkembangan Batik Motif Gajah Oling Paska Penetapan Peraturan Bupati Tentang Seragamisasi dan Dampak Pandemi Covid-19 di Banyuwangi.Institut Seni Indonesia Yogyakarta.Yogyakarta.2022.

Malthuf, M. ., & Reza, M. H. . (2022). KONTRIBUSI GURU GEOGRAFI DALAM MITIGASI BENCANA ERUPSI GUNUNG MERAPI. WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA, 20(02), 110–115. https://doi.org/10.36456/waktu.v20i02.5892

Moleong, Lexy J.Metodologi Kualitatif. Jakarta:PT.Remaja Rosda Karya 2002.

Rina, Maya, Fenty Pratiwi. Kajian Pola Hias Batik Banyuwangi. Fakultas Sastra dan Seni Rupa. Universitas Sebelas Maret. Surakarta 2013.

Reri Okta Primanata, Harjianto, Moh. Sabiq Irwan H. Eksplorasi Ragam Nilai Karakter Bangsa Berbasis Kearifan Lokal Dalam Motif Batik Khas Banyuwangi. Banyuwangi: Universitas PGRI Banyuwangi.2021.

S.K. Sewan Susanto, S.Seni Batik Indonesia. Balai Penelitian Batik Dan Kerajinan, Jakarta, 1974.

Suhartini, S., & Baharudin, B. (2021). Nilai-Nilai Sosial Dalam Budaya Maulidan Suku Sasak Bayan Desa Karang Bajo Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara. SOCIETY, 12(1), 45–58. https://doi.org/10.20414/society.v12i1.3396

Susilo, Dewi.Pancasila Sebagai Sistem Filsafat dan Impikasinya.Universitas Ahmad Dahlan.2012.

Wulandari,Ari.Batik Nusantara Makna Filosofi Cara Pembuatan dan Industri Batik.Yogyakarta:Andi Offset.2011

Wafa, Alfian Fawaidil. Nilai-nilai Kearifan Lokal yang Terkandung pada Batik Motif Gajah Oling di Kampung Mandar Kecamatan Banyuwangi Kabupaten Banyuwangi. Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang.2021.

Downloads

Published

2023-02-07

How to Cite

Rosayyida, H., Fatimah, I. ., Fitria, L., Rohmah, D., & Arifin, S. (2023). NILAI-NILAI MULTIKULTURAL DALAM BATIK GAJAH OLING. SOCIETY, 13(2). https://doi.org/10.20414/society.v13i2.6215