DAMPAK PELAKSANAAN BUDAYA BEGAWE MERARIK ADAT SASAK TERHADAP POLA INTERAKSI SOSIAL (DI DESA SELEBUNG KETANGGA KECAMATAN KERUAK KABUPATEN LOMBOK TIMUR)

Authors

  • Anisa Sri Bahana Yanti Universitas Islam Negeri Mataram
  • Rahmat Akbar Kurniawan Universitas Islam Negeri Mataram

DOI:

https://doi.org/10.20414/society.v16i2.14502

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pelaksanaan dari budaya Begawe Merarik adat sasak terhadap pola interaksi sosial pendekatan ini adalah kualitatif dengan jenis deskriftif. Teknik pengmpulan data menggunakan Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Analisi data yang di gunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, dan pengambilan kesimpulan. Keabsahan data dapat dilakukan dengan teknik triangulasi sumber, kajian ini menelaah berbagai artikel ilmiah yang relevan dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa Adanya beberapa tahapan dalam pelaksanaan begawe merarik adat sasak yaitu pra begawe , pelaksanaan begawe, dan pasca begawe. Terdapat dua dampak pada begawe merarik adat sasak yaitu dampak sosial dan dampak ekonomi. Nilai-nilai dan simbol yang terkandung dalam pelaksanaan begawe merarik adat sasak yaitu Pemberian Kelapa, Beras, Ranting Bunut ( Beringin) ,Gotong Royong, Mempererat  Tali Silaturahmi, Begawe Sebagai Bentuk Rasa Syukur Dan Sedekah. Temuan ini menegaskan pentingnya mempelajari suatu budaya yang ada di dalam masyarakat suku sasak.   

Kata Kunci: Budaya Begawe, Merarik Adat Sasak, Pola Interaksi Sosial

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aniq, Ahmad F. "Potensi Konflik pada Tradisi Merarik di Pulau Lombok." Alqalam, vol. 28, no. 3, Dec. 2011, pp. 559-584, doi:10.32678/alqalam.v28i3.890.

Ahmad Khaerul Kholidi,” Tradisi Merarik Bangsawan Dan Masyarakat Suku Sasak Di Lombok”, dalam Skripsi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2016, hlm.1-24

_____,dkk,”Makna Tradisi Merarik Masyarakat Bangsawan Suku Sasak Di Lombok”,dalam Jurnal of social religion research,Vol.6,Nomor.2,2021,hlm.99-116.

Ahmad Rijal. “Analisis Data Kualitatif”. (Jurnal Alhadharah). Vol.17, No.33, januari 2018, hlm. 84

Ahmad Sanusi, dan Buana Sari, ”Internalisasi Nilai-Nilai Sosial Melalui Tradisi Begawe Untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Anak Usia Dini Di Suku Sasak”, Dlm Jurnal Fakultas Ilmu Dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Vol.9, Nomor.1, 2020, hlm. 1-16

Anna Waty, “Hubungan Interaksi Sosial Dengan Pengembangan Moral Pada Remaja Di SMA UISU Medan”, Universitas Medan Area, Vol.10, No.1, 2017,hlm.11

Dindin Syahyudin, “Pengaruh Gadget Terhadap Pola Interaksi Sosial Dan Komunikasi Siswa”, dlm Jurnal Kehumasan, Vol.2, No.1, 2019, hlm.275

Erika J, Peran Budaya Penguat Bangsa, (Surakarta: CV, Aryhaeko Sinergi Persada,2014), hlm.2

Fadhallah, Dalam buku yang berjudul “ Wawancara ” , 2021. hlm. 7-8.

Iffah, Fadhillah, dan Yuni Fitri Yasni, “Manusia Sebagai Makhluk Sosial”, dalam Jurnal .Lathaif :Litersi Tafsir,Hadis Dan Filologi, Vol. 1, Nomor. 1, 2022, hlm.38-47

Indrati Endang Mulyaningsih, “Pengaruh Interaksi Sosial Keluarga, Motifasi belajar, dan Kemandirian Belajar, Terhadap Prestasi Belajar”, dlm Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 2014, hlm.444

Itsna Fauziyah Khamid, Supriyo, ”Meningkatkan Interaksi Sosial Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Social Play”, Dalam Jurnal Universitas Negeri Semarang, 2015, hlm. 22

Lastuti Abubakar, ” Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran Bandung”, Revitalisasi Hukum Adat Sebagai Sumber Hukum Dalam Membangun Sistem Hukum Indonesia, Vol.13 Nomor.2, 2013.hlm.324-325

Laurensius Arliman,” STIH Padang & Mahasiswa Doktor Ilmu Hukum Universitas Andalas”,dalam Jurnal Hukum Adat Di Indonesia Dalam Pandangan Para Ahli Dan Konsep Pemberlakuannya Di Indonesia, Vol.5, Nomor.2, 2018, hlm.178

Marisa, Anis. "Analisis Jurnal Budaya, Dukungan Keluarga dan Konseling Terhadap Pemilihan Tempat Persalinan: Analysis of Cultural Journals, Family Support, and Counseling on the Choice of Place of Delivery." Indonesian Scholar Journal of Nursing and Midwifery Science (ISJNMS), Vol.1, Nomor.10, (2022), hlm. 378-388.

Mega Rezky Ayu Lestari,” Pola Interaksi Sosial Pada Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus Di Desa Sanrobone Kecamatan Sanrobone Kabupaten Takalar)”, dlm skripsi Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar, 2021, hlm.12-18

Muslim,Asrul,”Interaksi Sosial Dalam Masyarakat Multietnis”,dalam Jurnal Diskursus Islam, Vol.1, Nomor.3, 2013, hlm.483-494

Nugraha,F., & Hum,M. (2014). Metode Penelitian Kualitatif. Solo : Buku Cakra, Vol.1,No.1, hlm. 3-4

Q. S. Al-Hujurat [49] : 13. Al-Aliyy, Al-Qur'an dan Terjemahannya, (Bandung: Penerbit Diponegoro, 2005) hlm. 412.

Romli, Khomsahrial. "Akulturasi Dan Asimilasi Dalam Konteks Interaksi Antar Etnik." Ijtimaiyya: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam,Vol.8, No.1, 2015, hlm.1-13

Sapriyanto Dikare,”Makna Tradisi Merariq Bagi Masyarakat Sasak”, dlm Skripsi Universitas Muhammadiyah Malang, 2017.

Saprudin, S.” Dampak Tradisi Begawe Merarik Terhadap Sosial Ekonomi Masyarakat Islam Sasak Di Kota Mataram”. Dalam Jurnal Kajian Syari'ah dan Masyarakat, Vol.19, Nomor.1, 2019, hlm. 119-126.

Sugiyono,”Metode Penelitian Kualitatif Untuk Penelitian Bersifat Eksploratif Enterpretif”, dalam Jurnal Interaktif Dan Konstruktif,hlm.3-4

_____. Dalam buku yang berjudul “Metode penelitian pendidikan, pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. (Bandung 2017). hlm. 308-309.

Wahyuti, Tri, and Leonita K. Syarief. "Korelasi Antara Keakraban anak dengan orang tua dengan hubungan asosiatif, melalui komiunikasi antar pribadi. “jurnal visi komunikasi. Vol.15, No.1 ,2016, 143-157

Zurhatul Aini, “eksistensi begawe sebagai simbol komunikasi sosial studi pada begawe sekek gubuk di desa midang.”Skripsi KPI UIN, Mataram,2019.hal.1-25

Downloads

Published

2025-12-01

How to Cite

Sri Bahana Yanti, A., & Akbar Kurniawan , R. (2025). DAMPAK PELAKSANAAN BUDAYA BEGAWE MERARIK ADAT SASAK TERHADAP POLA INTERAKSI SOSIAL (DI DESA SELEBUNG KETANGGA KECAMATAN KERUAK KABUPATEN LOMBOK TIMUR). SOCIETY, 16(2), 18–30. https://doi.org/10.20414/society.v16i2.14502