MENELUSURI EKSISTENSI INDUSTRI KREATIF KERAJINAN GERABAH DI DESA BANYUMULEK
DOI:
https://doi.org/10.20414/society.v15i2.12342Abstract
Desa Banyumulek bisa menjadi pusat industri gerabah, sebagai produk pengiriman nonmigas sekaligus tujuan belanja di Lobar. Melihat perkembangannya, hasil pariwisata tercipta di samping kemajuan barang-barang modern dan rencana dari tangan seniman keramik. Hasil ini untuk berkontribusi menyebarkan gelar Banyumulek ke kancah pariwisata dunia. Agar produk gerabah mampu untuk menjaga eksistensi dan bersaing dengan bisnis internasional. Produk industri kreatif gerabah asal Lombok harus terus menyajikan kualitas yang mampu bersaing dengan produk internasional. Yang memiliki kontribusi dalam hal ini bukan hanya para pengrajin sebagai pembuat gerabah, namun ada faktor-faktor lain yang mendukung industri ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui eksistensi industri kreatif kerajinan gerabah di Desa Banyumulek dan untuk mengetahui upaya yang dilakukan oleh pemerintah maupun pengrajin dalam meraih dan mempertahankan eksistensi industri kreatif gerabah ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil temuan penelitian ini diketahui bahwa eksistensi dari industri kreatif gerabah Desa Banyumulek sangat baik, hal ini karena lokasi Banyumulek yang menguntungkan yang termasuk ke dalam pusat kota dan dekat pariwisata. Kualitas gerabah Banyumulek unggul dan mampu menjangkau pasar yang luas bahkan hingga mancanegara. Upaya pemerintah dan pengrajin gerabah Banyumulek dalam mencapai dan mempertahankan eksistensi gerabah Banyumulek dilakukan dengan mengadakan pelatihan ke pengrajin, menyediakan program pinjaman modal, melakukan kegiatan pameran dan memanfaatkan teknologi untuk media pemasaran dan penjualan online sehingga target pasar lebih luas.
Kata kunci: Eksistensi, kerajinan gerabah, pemasaran.
Downloads
References
Alamsyah. (2019). Eksistensi Industri Kerajinan Rotan di Teluk Wetan Jepara. ANUVA. Volume 3, Nomor 1.
Ayuningtyas, D.P. (2018). Eksistensi Kesenian Barongan Setyo Budoyo Di Desa Loram Wetan Kecamatan Jati Kabupaten Kudus. Imaji. Volume 16, Nomor 1.
Badan Pusat Statistik. (2019). Perkembangan UMKM di Indonesia pada tahun 2015-2019.
Barnawi. (2019). Eksistensi Home Industri Kerajinan Anyaman Bambu di Heuleut Leuwimunding Majalengka di Era Revolusi Industri 4.0. Etos: Jurnal Pengabdian Masyarakat. Volume 1, Nomor 1.
Kurniaty, R.M. (2012). Daya Saing PT. Benar Flora Utama Berdasarkan Aktivitas Rantai Nilai Florikultura. Jurnal Manajemen & Agribisnis. Vol. 9 No.3.
Lisfianti, W. (2022). Apa Itu Gerabah? Ini Pengertian dan Contoh Karya Seni Gerabah. Diambil dari: https://www.tribunnews.com/pendidikan/2021/02/19/apa-itu-gerabah-ini-pengertian-dan-contoh-karya-seni-gerabah.
Magnifera, L. (2015). Analisis Rantai Nilai (Value Chain) pada Produk Batik Tulis di Surakarta. Jurnal Manajemen dan Bisnis. Volume 19, Nomor 1.
Purnawati, I.G.A. (2020). Eksistensi Seni Ukir Patung Garuda Dalam Pasar Ekspor. Proceeding Senadimas Undiksha.
Repository. (2022). BAB II Tinjauan Pustaka. Diambil dari: file:///C:/Users/User/Downloads/10.30.0168%20Agustinus%20Afridhas%20Ahmad%20BAB%20II.pdf.
Sastrawati, W.N.P. 2021. Gerabah Di Desa Banyumulek Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha. Vol: 11(2).
Tour, F. L. (2022, Januari 5). Desa Banyumulek, Sentra Kerajinan Gerabah di Lombok. Diambil kembali dari First Lombok Tour: https://firstlomboktour.com/wisata-desa/desa-banyumulek.
Umaami, S.K. (2020). Eksistensi Batik Tulis Ronggomukti Kabupaten Probolinggo di Era Pandemi Covid-19. Organized by Art and Design Department, Faculty of Letters, Universitas Negeri Malang
Wulandari, T. (2021). Eksistensi Batik Encim Dalam Arena Produksi Kultural Di Pekalongan. Gorga: Jurnal Seni Rupa. Volume 1, Nomor 1.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Siti Aminah, Helmy

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




