FLOOD RISK KNOWLEDGE AND COMMUNITY PREPAREDNESS IN KAMPUNG BINA BARU, BIMA CITY: A QUALITATIVE STUDY

Authors

  • Muhammad Malthuf Universitas Islam Negeri Mataram
  • Nety Fathuljannah Universitas Islam Negeri Mataram

DOI:

https://doi.org/10.20414/society.v15i2.11920

Abstract

Hydrometeorological disasters frequently impact Indonesia, with floods constituting a recurrent threat, including in Bima City. The persistent occurrence of flooding in Kampung Bina Baru, Kelurahan Dara, primarily stems from high rainfall intensity, deforestation, and ineffective waste management. This study aims to analyze the residents' level of knowledge regarding flood disasters and identify the influencing factors. Employing a qualitative descriptive approach under a naturalistic paradigm, data collection was conducted via observation, interviews, and documentation. Data analysis encompassed reduction, presentation, verification, and conclusion drawing, while data validity was ensured through triangulation techniques. Findings indicate a generally low level of disaster preparedness knowledge among residents, primarily due to limited outreach and training on flood mitigation. Key influencing factors include internal elements such as education, occupation, age, and gender, and external elements such as infrastructure, socio-cultural conditions, and environmental context. Enhanced disaster education and community-based preparedness programs are critical for bolstering local resilience.
Keywords: Knowledge, Risk, Flood Disaster, Bima City

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andriani, F., & Rekan. (2017). Analisis tingkat pengetahuan masyarakat terhadap bencana banjir di Desa Tangkil Kecamatan Sragen Kabupaten Sragen (Skripsi). Universitas Negeri Semarang.

Atmayanti, T., & Malthuf, M. (2023). Kesenjangan sosial dan ekonomi masyarakat daerah terpencil: Studi kasus Desa Pulau Maringkik. JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan), 7(1), 104–114. https://doi.org/10.29408/jpek.v7i1.9155

Devi, E. (2017). Analisis kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah menghadapi bencana banjir di Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar (Skripsi). Universitas Lambung Mangkurat.

Kodoatie, R. J., & Sugianto. (2002). Bencana alam. Yogyakarta: Andi Offset.

Malthuf, M. “Analisis Tingkat Kerentanan Sosial Penduduk terhadap Bencana Gempabumi di Kabupaten Klaten.” Jurnal Plano Buana, vol. 3, no. 2, 2023, pp. 112–121. Ningtyas, R. E., & Sanjoto, T. B. (2020). Pengetahuan kebencanaan masyarakat di kawasan rawan bencana. Jurnal Penanggulangan Bencana, 11(2), 123–134.

Pemerintah Kota Bima. (2006). Peraturan Daerah Kota Bima Nomor 17 Tahun 2006 tentang Pembentukan Kelurahan Dara. Notoatmodjo, S. (2012). Ilmu perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Ningtyas, R. E., & Sanjoto, T. B. (2020). Pengetahuan kebencanaan masyarakat di kawasan rawan bencana. Jurnal Penanggulangan Bencana, 11(2), 123–134.

Notoatmodjo, S. (2012). Ilmu perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nur Alzain, N., & Rekan. (2022). Kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana banjir di Kelurahan Wosi, Manokwari, Papua Barat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 75–83.

Pemerintah Kota Bima. (2006). Peraturan Daerah Kota Bima Nomor 17 Tahun 2006 tentang Pembentukan Kelurahan Dara.

Republik Indonesia. (2007). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Jakarta: Sekretariat Negara.

Sugiyono. (2016). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Downloads

Published

2024-12-30

How to Cite

Malthuf, M., & Fathuljannah, N. (2024). FLOOD RISK KNOWLEDGE AND COMMUNITY PREPAREDNESS IN KAMPUNG BINA BARU, BIMA CITY: A QUALITATIVE STUDY. SOCIETY, 15(2), 25–29. https://doi.org/10.20414/society.v15i2.11920