PEMBELAJARAN KOSAKATA BAHASA ASING PADA ANAK TK DENGAN METODE DRILLING

Main Article Content

Neni Suryanirmala
A Akmaluddin
Rabiatul Adawiyah

Abstract

Pemebelajaran bahasa bahasa asing pada berbagai jenjang pendidikan
cenderung lebih menekankan siswa mengerti tentang bahasa, bukan agar
siswa mampu menggunakan bahasa yang dipelajari. Untuk meminimalisasi
kebiasaan ini, metode pengajaran bahasa asing harus ditata ulang.Berdasarkan
hal tersebut, penelitian ini hadir dengan tujuan untuk menjelaskan metode
pengajaran bahasa asing yang cukup efektif yaitu metode drilling. Sebagai
sebuah metode, drillingtepat digunakan untuk melatih siswa menghafal
kosakata baru. Data dalam penelitian ini berupa kosakata bahasa asing yang
diajarkan pada anak TK. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan
adalah metode observasi yaitu mengamati proses pembelajaran bahasa asing
(bahasa Arab dan Inggris) yang diverbalisasikan secara kontinyu oleh guru
dan siswa. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini
adalah analisis kualitatif komparatif. Artinya semua data yang terkumpul
dianalisis dan dibandingkan. Berdasarkan analisis tersebut dapat dilihat kelas
kata yang paling dominan dikuasai siswa.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelas kata yang paling dominan
dikuasai siswa TKIT Anak Sholeh Kediri adalah kelas kata kerja dengan
tingkat persentase penguasaan mencapai 88%, setelah itu kata benda dengan
persentase penguasaan mencapai 87%, kemudian disusul kata sifat dengan
pesentase penguasaan mencapai 83% dan terakhir kata bilangan dengan
persentase penguasaan mencapai 73%.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Suryanirmala, Neni, A Akmaluddin, and Rabiatul Adawiyah. 2018. “PEMBELAJARAN KOSAKATA BAHASA ASING PADA ANAK TK DENGAN METODE DRILLING”. El-Tsaqafah : Jurnal Jurusan PBA 17 (2):142-58. https://doi.org/10.20414/tsaqafah.v17i2.569.
Section
Articles

References

Alwasilah, A. C.. 1993. Sosiologi Bahasa. Bandung: Angkasa.

Aprilia. H.B.. 2010. ‘Pemerolehan Kosakata Bahasa Indonesia Anak Usia 1 – 3 Tahun;

Studi Kasus di PAUD Anak Sholeh Kelurahan Turide, Kecamatan Sandubaya’.

Skripsi Universitas Mataram, Mataram.

Arifin, Z.. dan Matanggui, H.J. 2007. Morfologi: Bentuk, Makna, dan Fungsi. Jakarta:

Grasindo.

Chaer, A.. 2003. Linguistik Umum. Jakarta: Penerbit Rineka Cipta.

___________. 2003. Seputar Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Penerbit

Rineka Cipta

Dardjowidjojo, S.. 2010. Psikolinguistik: Pengantar Pemahaman Bahasa Manusia. Jakarta:

Yayasan Obor Indonesia.

Djajasudarma, F.. 2006. Metode Linguistik: Ancangan Metode Penelitian dan Kajian.

Bandung: Reflika Aditama.

Halimatussakdiah. 2008. ‘Meningkatkan Kemampuan Siswa dalam Menyusun

Sinopsis dengan Menggunakan Metode Drill pada Pelajaran Bahasa Indonesia

di Kelas 6 SDN 3 Montong Baan’ PTK Lombok Timur.

Keraf, G.. 1991. Tata Bahasa Rujukan Bahasa Indonesia: untuk Tingkat Pendidikan

Menengah. Jakarta: PT. Grasindo.

___________ 1996. Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia. Jakarta: PT.

Gramedia.

Mahsun, 2011. Metode Penelitian Bahasa Tahapan strategi, metode, dan tekniknya. Jakarta:

PT Raja Grafindo Persada.

Mar’at, S.. 2011. Psikolinguistik: Suatu Pengantar. Bandung: Reflika Aditama.

Muslich, M.. 2010. Garis-Garis Besar TataBahasa Baku Bahasa Indonesia. Bandung:

Refika Aditama.

Ramlan, M. 2001. Morfologi: Suatu Tinjauan Deskriptif. Yogyakarta: C.V. Karyono.

Verhaar, J.W.M. 1996. Asas-Asas Linguistik Umum. Yogyakarta: Gajah Mada University

Press.