KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER DAN MORAL DALAM ISLAM

Main Article Content

Erma Suriani

Abstract

Pendidikan karakter upaya menanamkan cara berfikir dan berprilaku yang menjadi ciri khas tiap individu untuk hidup dan bekerja sama, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, bangsa dan Negara. Moral adalah kondisi, pikiran, ucapan, dan perilaku manusia yang terkait dengan nilai-nilai baik dan buruk. Moral dalam Islam identik dengan akhlak (budi pekerti) ialah satu kondisi atau sifat yang sudah meresap dalam jiwa dan telah menjadi kepribadian dan dari sanalh timbul berbagai macam perbuatan yang dilakukan secara spontan tanpa dibua dan tanpa melalui pemikiran. Karakter dan moral menjadi landasan, pataokan serta modal sosial manusia dalam kehidupan sehari-hari di tengah kehidupan sosial kemasyarakatan, kebangsaan dan keagamaan. Karakter dan moral menjadi tautan yang tidak terpisahkan dalam upaya pendidikan sebagai usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia , serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara dengan cara pembelajaran, bimbingan, pelatihan dan semuanya berlangsung seumur hidup.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Suriani, Erma. 2016. “KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER DAN MORAL DALAM ISLAM”. El-Tsaqafah : Jurnal Jurusan PBA 15 (2):171-82. https://doi.org/10.20414/tsaqafah.v15i2.290.
Section
Articles

References

Abdullah, M. Yatimin, Studi Akhlak dalam Perspektif al-Qur’an, Jakarta: Amzah, 2007

Al-Ghaz?li, Miz?n al-‘Amal (Kairo, Maktabah wa Matba’at Ali Sabih wa Awl?duh, 1963

__________, Ma’?rij al-Quds (Kairo: Muhyiddin Sabri al-Kurdi. 1927), 59

__________, Ihy?’ ‘Ul?m al-Din, vol. 3, Beirut: D?r al-Kutub al-‘Alamiyah, t.t.

Almusanna, Revitalisasi Kurikulum Muatan Lokal untuk Pendidikan Karakter Melalui Evaluasi Responsif, dalam Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta: Balitbang Kementerian Pendidikan Nasional, Vol. 16 Edisi Khusus III, Oktober 2010

Alwisol, Psikologi Kepribadian, Malang: UMM, 2006

al-Duraiwisy, Ahmad bin Yusuf al-Istiq?mah, Ark?nuha wa al-Wasailu al-Mu’ayinatu wa Tathb?quha, ter. Abu Umar Basyir, Jakarta: Darul Falaq, 2001

al-Din, Nadia Jamal, “Miskawayh”, in Prospect: The Quarterly Review of Comparative Education, vol. 24, 1994

El-Anshary, Waleed, Muslim and Christian Understanding: Theory and Application of “Common Word” (New York: Palgrave Macmillan, 2010)

Fakhry, Majid Fakhry, History of Islamic Philosophy (New York: Columbia University Press, 1983

Hasan, Said Haid, dkk, Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa”, Bahan Pelatihan Penguatan Metodologi Pembelajaran Berdasarkan Nilai-Nilai Budaya Untuk Membentuk Daya Saing dan karakter Bangsa (Jakarta: Puskur Balitbang Kemendiknas, 2010

Muhaimin, Paradigma Pendidikan Islam Makalah disampaikan dalam seminar Mencari Formulasi Pendidikan Islam di Era Kontemporer Fakultas Tarbiyah IAIN Mataram, tanggal 8 November 2010

Mu’in, Fatchul, Pendidikan Karakter: Konstruksi Teoritik & Praktik, Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2011

Musfirah, Tadkiroataun “Pengembangan Karakter Anak Melalui Pendidikan Karakter” dalam Arismantoro (Peny.), Tinjauan Berbagai Aspek Character Building Tiara Wacana: Yogyakarta, 2008

Rachels, James, Filsafat Moral, Yogyakarta: Kanisius, 2003

Suparlan, “Pendidikan karakter: Sedemikian Pentingkah, dan Apakah yang Harus Kita Lakukan” dalam Suparlan.com, dipublikasikan 15 oktober 2010 http://.suparlan.com/pages/posts/pendidikan-karakter-sedemikian-pentingkah-dan-apa-yang-harus-kita-lakukan-305.php.

Triatmanto, “Tantangan Implementasi Pendidikan Karakter di Sekolah” dalam Desain Pendidikan Karakter: Konsepsinya dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan, Jakarta: Kencana, 2011

Zahruddin AR dan Hasanuddin Sinaga, Pengantar Studi Akhlak, Jakarta: Rajawali, 2004

A. Samani, Muchlas dan Hariyanto, Konsep dan Model Pendidikan Karakter Bandung: Remaja Rosdakarya, 2011