PENGUATAN KOMPETENSI GURU MELALUI PEMANFAATAN MEDIA SEDERHANA DAN MODERN
Main Article Content
Abstract
The results of this study aim to explain efforts to strengthen
teacher competence through the use of simple and modern media. Learning
media have a strategic role in making it easier for teachers to deliver learning
material. To be able to use the media, curiosity, innovative and creative
souls are needed. In the learning process, teachers can use both simple and
expensive learning media. Teachers can make media from used goods or
can also use computer-based media through PowerPoint programs. This
research was conducted at the Daaruttayyibin Islamic Boarding School with
the Participatory Action Research (PAR) model which was carried out with
5 stages of activities namely; (1) orientation, socialization and FGD; (2)
training in making media from used goods; (3) Training in making media
from powerpoint media; (4) assistance; and (5) monitoring evaluation. The
results showed that the training made learning media from used goods and
power points had a significant impact on knowledge and experience and
improved teacher skills in designing instructional media.
Hasil penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan upaya penguatan
kompetensi guru melalui pemanfaatan media sederhana dan modern.
Media pembelajaran memiliki peran strategis dalam mempermudah
guru menyampaikan materi pembelajaran. Untuk dapat memanfaatkan
media, dibutuhkan rasa ingin tahu, jiwa inovatif dan kreatif. Dalam proses
pembelajaran, guru bisa menggunakan media pembelajaran baik yang
sederhana maupun yang mahal. Guru dapat membuat media dari barang
bekas atau bisa juga dengan pemanfaatan media berbasis computer melalui
program powerpoint. Penelitian ini dilakukan di Ponpes Daaruttayyibin
dengan model Partisipatory Action Research (PAR) yang dilakukan dengan
5 tahapan kegiatan yaitu; (1) orientasi, sosialisasidan FGD; (2) pelatihan
pembuatan media dari barang bekas; (3) Pelatihan pembuatan media dari
media powerpoint; (4) pendampingan; dan (5) monitoring evaluasi. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa pelatihan membuat media pembelajaran
dari barang bekas dan power point memberikan dampak signifikan terhadap
pengetahuan dan pengalaman serta meningkatkan keterampilan guru dalam
mendesain media pembelajaran.
Downloads
Article Details
References
Arthur, J., Graigner, T & Wray, D., Learning To Teach In The Primary School, (New York: Routledge, 2006).
Arief S. Sadiman, dkk. Media Pendidikan, ( Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2005).
Barnes, R., The practical guide to primary classroom management. (Maryland: SAGE Publications Inc, 2006)
Chongrak Polprasert, Organic Waste Recycling Technology and Management, (Bangkok: IWA Publishing, 2007)
Daryanto dalam Rusman, Belajar Dan Pembelajaran Berbasis Komputer, (Bandung: ALFABETA, 2013).
Dhofier, Zamakhsyari, Tradisi Pesantren, (LP3ES, Jakarta, 2004).
Dina Indriana, Ragam Alat Bantu Media Pengajaran, ( Jogjakarta: DIVA Press, 2011).
Fathul Wahid, Peran Teknologi Informasi Dalam Modernisasi Pendidikan Bangsa. Makalah Disampaikan Dalam Simposium Nasional Peduli Pendidikan Yang
Diadakan Oleh Pendidikan@Yahoogroups.Com di Fakultas teknologi Industrei, Universitas islam indonesia, Yogyakarta, 9 Juli 2005.
Hall, G. E., Quinn, L. F. & Gollnick, D. M., Mengajar Dengan Senang, ( Jakarta, PT Indeks: 2008).
Hasan Basri, Paradigma Baru Sistem Pembelajaran, (Bandung: CV Pustaka Setia, 2015).
Happy Dwi Izzati, Pemanfaatan Barang Bekas Dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan
Alam (Ipa) Kelas Iv Semester II SDN Jatirejo Tikung Lamongan, SKRIPSI: Universitas Muhammadiyah Malang, 2014), h. Vii.
http://bayuzu.blogspot.com/2012/07/pengertian-guru.html. diakses pada tanggal 25 Mei 2015.
https://bahtraedu.wordpress.com/2015/05/02/media-pembelajaran-powerpoint/.Diakses tangal 08 Agustus 2017 jam 11.19.
http://adilafikriya.blogspot.co.id/ diakses tanggal 16-10-2016 jam 04.18 WITA
http://www.bookletku.com/2016/12/pengertian-kelebihan-kelemahan-media.html. Diakses tanggal 12/08/2017. Jam 09.00.
Isjoni, Dkk. Pembelajaran Terkini, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2008).
Ming-Tak, H &Wai-shing L. (2008): Classroom management: creating a positive learning environment: (Aberdeen: Hongkong University Press, 2008).
Nana Sudjana, Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar, (Bandung, Sinar Baru Algesindo: 2014).
Rudi Susilana & Cepi Riyana, Media pembelajaran, (Bandung: CV Wacana Prima,2009)’
Stronge, J. H., (2007). Qualities of Effective Teachers 2nd Edition, (Alexandria:Association for Supervision and Curriculum Development, 2007).
Sudarwan Danim, Inovasi Pendidikan, (Bandung, CV Pustaka Setia, 2002).
Sukiman, Pengembangan Media Pembelajaran, (Yogyakarta: Pedagogia, 2012).
Sardiman, Interaksi Dan Motivasi Belajar Mengajar, ( Jakarta: PT Raja Grafindo Persada,2012).
Puri Handayani, Kartika Chrysti Suryandari & Harun Setyo Budi, Penggunaan Media Bahan Bekas Untuk Meningkatkan Keterampilan Meronce Pada Siswa Kelas V SDN ORI Tahun Ajaran 2013/2014, FKIP, PGSD Universitas Sebelas Maret, diakses tanggal 08/12/2017 Jam 3.54
Udaya Adam http://www.definisi-pengertian.com/2015/06/definisi-ataupengertian- pelatihan.html. Diakses tanggal 12-08-2017, jam 03.44 WITA.
Wahano dalam Rusman, Belajar Dan Pembelajaran Berbasis Komputer, (Bandung: ALFABETA, 2013).
Widiastuti. 2011. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kompetensi Guru IPS SMP Dikabupaten Sleman, (Thesis: pendidikan IPS PPs UNY, 2011), h. 26
Zubaedi. Pendidikan Berbasis Masyarakat. (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2005).